Air Terjun Curug Pulosari

Banyak sekali pesona wisata tersembunyi di Bantul, salah satunya adalah Air Terjun Curug Pulosari Krebet. Di tempat ini Anda bisa menikmati nuansa hening serta sunyi. Jika Anda sedang berkunjung ke Jogja, sempatkanlah untuk menikmati suasana berbeda selain berwisata ke pantai di Bantul. Anda bisa mengunjungi obyek wisata alternatif yaitu Air Terjun Curug Pulosari. Wisata alam Jogja ini sebenarnya berlokasi dekat dengan daerah Kasongan yang terkenal sebagai pusat seni kerajinan gerabah. Continue reading “Air Terjun Curug Pulosari”

5 Tempat di Jogja Yang Bikin Kangen

Sebenarnya jogja itu seperti seorang mantan kekasih atau mantan kekasih yang akan memberikan virus benih untuk semua orang yang pernah mengunjunginya. Kesederhanaannya dan semua keramahannya tentu akan membuat anda merasa sangat nyaman dan merasa ada satu hal yang harus menjadi satu kenangan.

Hampir semua orang yang pernah tinggal atau bahkan pernah datang akan sepakat jika Jogja memang sangat istimewah. Dengan semua suasana yang sangat sederhana tanpa anda harus menyadarinya maka ia menjadi salah satu bagian dair ribuan orang yang menjadi sangat menyenangkan. Hingga akhirnya pada saat anda sudah meninggalkannya beberapa tahun anda akan selalu merasa jogja sangat istimewa dan tidak patut untuk anda lukan begitu saja. Jogja menjadi salah satu tempat yang bisa membuat anda menjadi sangat rindu ketika anda pergi. Ada banyak sekali hal yang biasanya akan membuat anda sangat rindu mulai dari makan di beberapa angkringan jalanan, penjual yang sangat ramah serta banyak hal lain yang tanpa sadar akan membuat anda sangat rindu.

Dan berikut ini adalah 5 Tempat di Jogja Yang Bikin Kangen diantaranya adalah :

Tugu Jogja

Source by: ekohp
Source by: ekohp

Tugu jogja menjadi urutan utama menjadi tempat yang paling anda kangenkan. Hal ini karena tugu sendiri adalah salah satu simbol dan selalu dipakai sebagai ikon dari kota jogja itu sendiri. Tugu ini adalah salah satu bangunan yang didirikan oleh Hamengkubuwana I. Letaknya yang berada dikawasan perempatan jalanan di kota jogj ini merupakan garis yang bersifat sangat magis yang mana menghubungan antara laut selatan keraton dan juga gunung merapi. Sebagai salah satu objek pariwisata Jogja tugu ini sering dikenal sebagai salah satu tugu tempat yang paling dirindukan karena daya tariknya. Setiap hari tidak ada hal yang bisa anda lupakan di Tugu. Tidak ada kata sepi di kawasan tugu setiap orang selalu ada yang berkumpul dikawasan ini. Mulai dari foto  foto hingga angkrigan dengan ngopi bareng. Hal seperti ini yang terkadang sering mereka tidak bisa lupakan.

Jalan Malioboro

Source by: piknikdong
Source by: piknikdong

Malioboro adalah salah satu jalan dengan panjang 1 km. Ini bisa dikatakan sebagai jantung dar kota jogja yang selalu memberikan rasa rindu untuk anda. Ada banyak seklai dertan kios souvenir mulai dari batik hingga barang yang antik adalah sedikit dari beribu barang yang dijual tanpa harus menghabiskan kantong anda. Disini adalah tempat untuk anda bisa menanjangan diri anda untuk belanja. Saat anda berbelanja dikawasan malioboro sebenarnya anda bukan hanya sekedar berasa berbelanja tapi juga anda bisa menikmati suasana yang terasa sangat romantis yang ada disana. Ada deretan sejumlah tukang becak yang memang tidak pernah terlihat lebih menawarkan jasanya dan beberapa andong tua juga yang selalu terlihat hilir mudik yang menajdi bagian yang memang tidak bisa anda pisahkan. Inilah salah satu alasan mengapa banyak wisatawan dan juga banyak pendatang yang selalu kangen untuk datang ke jogja. Bisa dikatakan Malioboro menjadi bagian yang memang tidak bisa anda pisahkan. Ini adalah salah satu sejarah dan sebuah kenangan yang akan selalu menghampiri siapapun.

Titik Nol Kilometer

Source by: outingjogja
Source by: outingjogja

Titik nol kilometer ini sebenarnya adalah tempat asal mula dari kisah dari Jogja. Ini adalah sebuah persimpangan untuk anda bisa melihat jogja dengan utuh. Joga yang cukup parat tapi selalu syahdu, jogja yang modern tapi tetap tidak terpisahkan dengan kebudayaan lokal serta jogja yang kelu tap juga tetap rindu. Titik Nil Kilometer sendiri menjadi tempat yang sangat wajib anda pilih menadi tempat wajib untuk anda menghabiskan liburan. Saat di tempat ini anda akan merasa berada dihantung kota jogja dimana kawasan ini akan selalu sangat ramai dengan dilewati dengan orang setiap harinya. Mulai dair pagi, siang , maka dan kembali lagi tepat ini tidak pernah sepi. Mengunjungi Titik nl kilometer ini jusru akan membawa anda kembali ke masa lalu yang jauh lebih indah. Karena kawasan ini adalah salah satu kawasan yang sangat penting. Selain itu, perepatan ini juga memiliki banyak bangunan denan gaya art deco yang menajdi salah satu landmark. Dan menjadi salah satu bangunan cukup sejarah. Hal inilah yang terkadang untuk siapapun yang datang ke jogja tidak bisa melupakan keasriannya yang sangat nyaman dan sangat indah.

Alun – alun Selatan

alkid

Dengan menikmati semangkung wedang jahe yang hangat sambil duduk diatas gelaran tikar menjadi salah satu bagian yang sangat sempurna untuka dna bisa berkunjung ke alun   alun selatan ini. Ada kerlap kerlip warna warni dari odong  odong dengan banyak sekali bentuk yang bisa menjadi satu hal yang akan menghibur anda yang menjadi salah satu kombinasi yang sangat pas untuk anda lihat saat anda berada di jogja. Ini adalah salah satu suasana yang menjadi salah satu kombinasi yang cukup pas untuk anda yang memang tinggal di Jogja dan yang paling tidak untuk anda yang pernah datang dan ingin mengulang hal yang sama saat anda berada di jogja.

Keraton Jogja

kraton

Ini adalah Istana resmi kesultanan Jogja yang mana lokasinya berada di Pusat dari Yogyakarta.  Walaupun secara resmi sebenarnya kesulitan ini telah menjadi salah satu bagian dari Republik Indonesia tapi kompleks dari bangunan yang ada di keraton ini justru masih berfungsi sebagai tempat tinggal dari kesultanan dan juga rumah bagian istana yang mana masih menjalankan tradisi kesulitan yang tetap dilaksanakan hingga saat ini juga. Keraton juga sebenanya mash benadi salah satu bagian dari objek wisata kota Jogja yang selalu menjadi bagian yang akan anda rindukan pada saat pertama kali. Dengan kata lain ini adalah salah satu alasan mengapa anda harus kembali lagi untuk ke jogja.

Hampir sebagian besar dari kompleks keraton ini sendiri adalah museum yang menyimpan banyak koleksi milik dari kesultan dan juga banyak beberapa hadiand ari raja eropa serta beberapa jenis dari alat musik yang  selalu dijaga. Satu hal yang membuatnya sangat unik dan menarik adalah bagunan dari keraton memiliki arsitektur istana terbaik dengan memiliki balairung yang mewah dengan pavilun yang sangat luas.

 

Goa Kiskendo, Keunikan Goa Raksasa

sumber gbr: jogjaempatroda
sumber gbr: jogjaempatroda

Goa Kiskendo merupakan Goa yang syarat akan mitos, bahkan termasuk salah satu goa yang di sakralkan. Cerita yang beredar di lingkungan masyarakat sekitar bahwasannya dahulu Goa ini merupakan tempat tinggal dua raksasa bernama Mahesasura (raksasa berkepala kerbau) dan Lembusura (raksasa berkepala Sapi). Terdapat sebuah lorong goa yang dipercaya sebagai tempat pertempuran ke dua raksasa tersebut dengan Subali (manusia kera). Cerita – cerita ini terukir indah di sebuah bebatuan berukir atau biasa disebut relief layaknya buku dongeng. Terdapat 9 tempat yang biasa di gunakan sebagai tempat pertapaan diantaranya Pertapaan Tledek, Padasan, Kusuma, Semelong, Santri Tani, Lumbung Kampek, Selumbung, Sekadang dan yang terakhir adalah Seterbang.

sumber gbr: beatifulindonesia
sumber gbr: beatifulindonesia

Terlepas dari ceritan pewayangan yang menghiasi Goa Kiskendo, lokasi wisata ini ternyata berada di ketinggian 1200 Mdpl (Meter Dibawah Permukaan Laut), lokasinya yang di atas pegunungan menoreh membuat suhu di sekitar goa terasa sejuk. Goa ini ditemukan pada tahun 1825, dinamakan Kiskendo yang memiliki arti Kikisan Kedu Lan Jogja ( perbatasan Kedu dan Jogja). Uniknya menurut salah satu Juru Kunci, Goa Kiskendo secara administratif letaknya di Kecamatan Girimulyo, Kulon Progo. Namun bagian dalam Goa sudah masuk di wilayah Jawa Tengah.

sumber gbr: watespahpoh
sumber gbr: watespahpoh

Panjang dari Goa sendiri sekitar 1 Km. Jika anda menyusuri goa ini maka di tengah tengah perjalanan akan menemukan sebuah kendi air dimana berisi tetesan air dari stalagtit yang tentunya bersumber dari sebuah mata air bersih sehingga dapat langsung diminum oleh pengunjung yang merasa cukup kelelahan saat menyusuri Goa ini. Anda tidak perlu memiliki keahlian dalam trekking karena jalur penyusuran goa sudah di fasilitasi dengan jalan setapak yang terbuat dari beton hingga memudahkan anda saat berjalan, cukup membawa bekal senter karena pencahayaan di dalam goa sedikit remang. Namun jika anda ingin menelusuri goa ini lebih jauh maka ada jalur yang memang tidak diperuntukan bagi pengunjung umum dan perlu di dampingi guide profesional.

sumber gbr: Dolanotomotif
sumber gbr: Dolanotomotif

Fasilitas di tempat ini sudah cukup lengkap, jika anda takut memasuki area goa maka dapat bersantai di taman lengkap dengan bangku dan area bermain anak. Toilet dan tempat sampah juga mudah ditemukan sehingga tidak ada alasan lagi membuang sampah sembarangan, mengingat kebersihan di Goa Kiskendo sendiri memang sudah terjaga dengan baik. Selain taman dan area bermain anak, beberapa kelompok pun sering melakukan aktivitas outbond dan kemah di area Goa yang luasnya sekitar setengah hektar ini.

Lokasi & Harga Tiket Masuk Goa Kiskendo

Jika dari arah Jogja langsung arahkan kendaraan anda ke Barat Jogja melalui jalan Godean. Terus ikuti jalan utama hinga tiba di perempatan lampu merah Pasar Godean. Dari situ terus saja dan anda akan mulai disambut jalan yang menanjak dan berliku. Petunjuk arah ke Goa Kiskendo akan dengan mudah anda temukan dan membantu anda hingga tiba di  lokasi. Jalan ke Goa Kiskendo masih bisa dilewati oleh kendaraan pribadi baik motor ataupun mobil, Parkir untuk kendaraan pun luas sehingga tidak perlu bingung. Hanya saja tidak disarankan bagi anda yang berkunjung menggunakan Bus. Harga tiket masuk ke Goa ini hanya sebesar Rp 2.000 saja. Dsedangkan jasa pemandu yang menemani anda saat menyusuri Goa dikenakan cuma – cuma alias gratis, namun tidak ada salahnya jika anda ingin memberi tips kepada si pemandu.

Peta Goa Kiskendo

Candi Ijo, Candi Tertinggi di Jogja

Candi Ijo merupakan salah satu candi Hindu yang letaknya diatas perbukitan, atau lebih tepatnya di 425 meter diatas permukaan laut (MDPL). Candi yang diperkirakan dibuat pada abad ke 10 ini merupakan candi bercorak Hindu yang di bangun pada masa Kerajaan Medang. Letaknya di Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan. Dinamakan Candi Ijo dikarenakan keberadaannya yang terletak di atas bukit bernama Gumuk Ijo. Wilayah Gumuk Ijo sendiri masih merupakan bagian dari perbukitan Batur Agung dan hanya berjarak sekitar 4 Kilo Meter dari Istana Ratu Boko.

Sumber Gbr: jogja.lungo
Sumber Gbr: jogja.lungo

Karena letaknya yang di perbukitan membuat panorama di sekitarnya begitu indah, dari sini anda akan dimanjakan dengan pemandangan kota Jogja hingga pantai Selatan. Luas dataran di area candi sendiri  sekitar 0,8 hektar. Namun ada dugaan komplek Candi Ijo memiliki area yang lebih luas hingga menjorok ke bagian barat hingga utara candi. Ini dibuktikan dengan adanya artefak – artefak yang ditemukan oleh warga saat area sebelah utara di explorasi oleh warga yang dipastikan memiliki keterkaitan dengan Candi Ijo.

Sumber Gbr: nolkmjogja
Sumber Gbr: nolkmjogja

Secara keseluruhan, kompleks candi merupakan teras-teras berundak, dengan bagian terbawah di sisi barat dan bagian tertinggi berada pada sisi timur, mengikuti kontur bukit. Kompleks percandian utama berada pada ujung timur. Di bagian barat terdapat reruntuhan bangunan candi yang masih dalam proses ekskavasi dan belum dipugar. Setelah disela oleh kebun kecil, terdapat teras yang lebih tinggi dengan cukup banyak reruntuhan yang diperkirakan berasal dari sekumpulan candi-candi pemujaan kecil (candi perwara). Salah satu candi ini telah dipugar pada tahun 2013.

Sumber Gbr: dandhyphotowork
Sumber Gbr: dandhyphotowork

Kompleks percandian utama terletak di bagian timur menempati teras tertinggi. Di bagian ini ada candi induk yang salah satunya telah di pugar diantaranya candi pengapit, dan candi perwara. Candi induk yang sudah selesai dipugar menghadap ke barat. Di bagian depannya berjajar tiga candi yang lebih yang lebih kecil ukurannya yang diduga dibangun untuk memuja Trimurti yakni Brahma, Wisnu, dan Syiwa. Ketiga candi perwara ini menghadap ke arah candi utama, yaitu menghadap ke timur. Ketiga candi kecil ini memiliki ruangan di dalamnya dan terdapat jendela kerawangan berbentuk belah ketupat di dindingnya. Atap candi perwara ini terdiri atas tiga tingkatan yang dimahkotai barisan ratna. Candi perwara yang berada di tengah melindungi arca lembu Nandini, kendaraan Dewa Syiwa.

Sumber Gbr: lookjogja
Sumber Gbr: lookjogja

Objek wisata Candi Ijo sendiri berdekatan dengan destinasi wisata baru yakni Tebing Breksi,  sebelum anda tiba di Candi Ijo di sebelah kiri jalan akan tampak tumpukan sebuah bukit batu kapur yang ditambang oleh masyarakat sekitar dan saat ini di fungsikan sebagai tempat wisata serta panggung kesenian seperti kuda lumping dan kesenian – kesenian lainnya. Jadi tidak ada salahnya jika sebelum atau sesudah mengunjungi Candi Ijo anda bisa sekalian mampir ke Tebing Breksi.

Lokasi dan Harga Tiket Masuk Candi Ijo

Dari arah kota Jogja anda bisa langsung mengambil arah ke Candi Prambanan melalui Jalan Solo, sesampainya di pertigaan lampu merah Candi Prambanan (setelah jembatan), belok kanan ke Jalan Piyungan searah jika anda ingin ke Istana Ratu Boko. Dari Gerbang Istana Ratu Boko masih terus ke Selatan sekitar 1,5 Kilo Meter sampai bertemu perempatan lalu belok kiri. Terus ikuti jalan hingga mentok lanjut belok kanan. Dari sini anda tinggal ikuti jalan hingga akhirnya tiba di gerbang Candi Ijo. Harga tiket untuk masuk ke Candi Ijo adalah sebesar Rp 5.000.

Peta Candi Ijo

Telaga Biru Semin, Indahnya Kolam Sisa Tambang

Jika belum puas dengan Pantai, Gua dan Cave Tubing yang ada di Gunung Kidul masih ada objek wisata yang lainnya, yaitu Telaga Biru. Telaga Biru yang dikenal juga dengan sebutan Blue Lake  ini terletak di Dusun Ngentak, Desa Candirejo, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunung Kidul. Telaga ini terbentuk karena aktivitas pertambangan Batu Putih yang hingga kini pun kegiatan pertambangan tersebut masih berlangsung meski sudah tidak segencar saat telaga belum di aliri air. Awalnya tempat ini hanyalah sebuah bukit, atau gunung yang di manfaatkan oleh warga sekitar untuk di ambil batunya dan dijadikan kerajinan. Warga menambang bukit yang tingginya sekitar 400 meter dari permukaan laut  untuk diekspor ke berbagai negara. Seiring berjalannya waktu, bukit tersebut semakin hari semakin terbelah dan mulai hilang. Penggalian yang dilakukan teru menerus hingga sampai ke lapisan dasar dimana terdapat sumber air tanah, mengakibatkan keluarnya air dari permukaan dan mulai menggenangi lokasi petambangan.

Telaga Biru3

 

Telaga ini memiliki air yang berwarna biru kehijauan atau yang sering disebut tosca, warna tersebut di akibatkan oleh lumut dan ganggang yang tumbuh di dasaran dan menimbulkan warna saat air terkena pantulan sinar matahari. Terdapat 3 lokasi kolam di telaga ini layaknya telaga warna yang ada di dataran tinggi Dieng. Ke tiga kolam nya sekilas memiliki warna yang berbeda, mulai dari tosca, hijau atau bahkan sedikit kebiruan itu semua disebabkan oleh kadar sinar matahari yang diterima oleh masing – masing kolam berbeda sehingga air tampak warna – warni.

Telaga Biru2

Dari salah satu tebing diantara telaga anda bisa menikmati pemandangan berupa pepohonan hijau yang terbentang luas dengan di kelilingi perbukitan. Tips untuk anda yang mengagendakan lokasi ini sebagai destinasi berakhir pekan, sebaiknya datang disaat pagi atau menjelang sore untuk menghindari teriknya sidan matahari, mengingat di lokasi kolam masih jarang sekali tempat berteduh seperti gazebo layaknya lokasi wisata di Gunung Kidul lainnya. Dapat dimaklumi karena lokasi ini memang hanya dikelola secara mandiri oleh pokdarwis sekitar dan nyaris tidak tersentuh bantuan pemerintah.

Telaga Biru

Harga Tiket Masuk Telaga Biru Semin

Untuk masuk atau harga tiket masuk telaga biru ini belum dikenai biaya. Hal ini karena memang belum diresmikan sebagai tempat wisata. Namun, masyarakat setempat memberlakukan biaya parkir kendaraan wisatawan yang akan mengunjungi danau ini. Untuk roda dua atau sepeda motor adalah Rp 2.000 dan biaya parkir untuk kendaraan roda empat atau mobil adalah Rp 5.000.

Lokasi Telaga Biru Semin

Jarak yang ditempuh jika anda dari arah Jogja sekitar 60 KM atau ditempuh selama 2 jam. Langsung saja menuju arah Wonosari, sesampainya di wonosari lanjutkan perjalanan menuju pasar semin, setibanya di pasar semin ambil jalan menuju ke Watu Kelir. Kalau dari arah semin menuju Watu Kelir ini maka bisa dikatakan kearah utara. Sebelum watu kelir, anda akan menjumpai Gapura selamat datang di Gunungkidul, atau perbatasan Gunungkidul dengan Jawa Tengah yang masih dalam tahap pembangunan. Dari Gapura perbatasan tersebut lokasi Telaga biru masih lurus.  Sekitar 1 Km dari gapura tersebut ada jembatan, dan pas disetelah jembatan tersebut silahkan ambil kanan. Dari situ silahkan lurus terus, setelah 300 m silahkan ambil kiri dan 200 meter setelahnya sampailah anda di Telaga biru tersebut.

Peta Telaga Biru Semin

Cave Tubing Kalisuci, Hanya 3 Di Dunia & Salah Satunya di Yogyakarta

Cave tubing merupakan perpaduan antara caving dan body rafting. Jadi bisa dikatakan merupakan aktivitas susur sungai dalam gua dengan menggunakan pelampung. Indonesia khususnya Yogyakarta patut berbangga karena mempunyai objek wisata cave tubing di daerah Gunung Kidul. Mengingat kawasan wisata alam seperti itu hanya dimiliki oleh 3 negara, yaitu Indonesia Mexico dan Selandia Baru. Berada di kawasan Kars Gunungsewu yang telah dilindungi dan diusulkan oleh International Union Speleology (IUS) pada tahun 1993 menjadi salah satu warisan alam dunia.

Sumber Gbr: Alternatifwisata
Sumber Gbr: Alternatifwisata

Kalisuci merupakan nama aliran sungai yang mengalir di Gunungkidul. Seperti karakteristik sungai-sungai yang berada kawasan karst, Kalisuci terbagi menjadi 2 tipe, yakni sungai terbuka yang muncul di permukaan dan sungai tertutup yang mengalir di dalam tanah alias di dalam gua (termasuk mengalir melewati Gua Grubug) dan bermuara di Pantai Baron.

Sumber Gbr: outingjogja
Sumber Gbr: outingjogja

Keunikan yang dijumpai adalah fenomena bentukan bentang alam, karst permukaan berupa bentukan depresi yang runtuh yang membentuk goa-goa vertikal dan bentukan positif berupa bukit karst berbentuk kerucut, sedangkan bawah permukaan berupa aliran sungai bawah tanah yang mengalir melalui goa-goa horisontal yang merupakan suatu sistem aliran sungai bawah tanah yang saling berhubungan satu-sama lain di kawasan karst Gunungkidul. Di kawasan ini wisatawan dapat melakukan aktivitas susur goa dengan menggunakan peralatan khusus seperti perahu karet, tali, dan lain-lain. Wisatawan juga dapat menikmati keindahan goa kalisuci dengan stalaktit dan stalakmit, keindahan dan kesejukan yang menyatu serta petualangan yang penuh tantangan.

Sumber Gbr: infowisatajogjaku
Sumber Gbr: infowisatajogjaku

Melewati sungai yang mengalir menyusuri goa-goa bawah tanah menjadi salah satu potensi wisata yang ditawarkan tempat ini. Ditemani pemandu Anda akan diajak hanyut ke dalam goa Kalisuci dan Luweng Glatik (goa Glatik). Tak harus bisa berenang, semua pengunjung akan dilengkapi dengan pelampung dan helm sebagai sarana standar keselamatan. Goa ini cukup panjang dengan langit-langit juga cukup tinggi dan kedalaman sungai sekitar 2-3 meter. Sepanjang perjalanan juga akan banyak penjelasan dari pemandu. Di dalam goa cukup gelap dan memang tidak disediakan penerangan demi menjaga ekosistem yang ada di dalam goa.

Sumber Gbr: ohthatisnice
Sumber Gbr: ohthatisnice

Akan tetapi untuk mencoba pengalaman seru Cave Tubing di Kalisuci ini, pengunjung harus setidaknya mengajak minimal 4 orang teman. Karena jika kurang dari 4 orang, maka tidak bisa melakukan cave tubing di Kalisuci. Dan wisata Cave tubing Kalisuci ini akan ditutup saat curah hujan tinggi guna menghindari terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan.

Rute Menuju Kalisuci

Kalisuci terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul sekitar 40 km dari arah Yogyakarta, yang memakan waktu 1,5 – 2 jam perjalanan dari kota Yogyakarta. Dari Jogja menuju Piyungan lanjut ke arah Patuk. Dari Pathuk langsung menuju ke Sambipitu hingga nanti tiba di Hutan Rest Area Bunder. Tak jauh dari Hutan Rest Area Bunder terdapat pertigaan Lanud TNI AU Gading, lurus saja menuju Siyono ke Alun-alun Wonosari arah Baleharjo , Jembatan Jirak Semanu, Perempatan timur Jembatan Jirak ke kanan kemudian Pasar dan Terminal Semanu, Pertigaan Lapangan Tri Wana Sakti ke kanan kemudian setelah ± 800 meter masuk pintu gerbang kawasan wisata Kalisuci di kanan ( Utara ) jalan. Bagi yang ingin menggunakan angkutan umum bisa menggunakan bus dari terminal giwangan hingga simpang lima Wonosari dan dilanjutkan dengan angkutan kota menuju Kecamatan Semanu. Tarif untuk dapat menikmati keseruan Cave Tubing di Kalisuci ini cukup terjangkau, yakni sebesar Rp 70.000 / orang.

Peta Kalisuci

Tlogo Putri, Objek Wisata Andalan Yang Mulai Terlupakan

Bagi anak – anak tahun 90an pasti sangat akrab dengan obyek wisata yang satu ini. Karena bagi sebagian besar anak – anak pada masa itu belum  lengkap rasanya jika saat liburan tidak berwisata ke Telogo Putri. Telogo Putri sendiri merupakan sebuah embung ( tempat penampungan air ) yang terletak di daerah Hargobinangun, Pakem, Sleman.  Disini Anda bisa menyewa kano untuk berkeliling di sekitar telaga atau Anda juga bisa menggunakan bebek air. Selain itu, di kawasan ini terdapat juga taman bermain seperti jungkat-jungkit dan perosotan untuk anak-anak. Daya tarik lain dari lokasi wisata yang satu ini adalah Anda akan menemukan banyak fauna disini. Tlogo Putri memang dijadikan tempat tinggal bagi beberapa ekor monyet liar. Namun Anda tidak perlu takut karena monyet-monyet ini tidak mengganggu dan sudah terbiasa dengan keberadaan manusia disekitarnya.

Sumber Gbr: Wisataku
Sumber Gbr: Wisataku

Pertunjukan seni juga sering diadakan di tempat ini tepatnya setiap seminggu sekali. Seni yang digelar secara bergantian yang menampilkan grup-grup kesenian seperti jathilan, campur sari, topeng ireng, kubro siswo, orkes melayu, dangdutan, pentas di sebiah panggung yang berada di Tlogo Putri. Dan pertunjukan ini dapat anda nikmati secara gratis. Bahkan setiap tahun baru kawasan Telogo Putri menjadi salah satu spot kembang api paling meriah. Berbagai pilihan aktivitas dapat dilakukan di Tlogo Putri ini, mulai dari hanya sekadar berjalan-jalan keliling embung untuk mencari udara segar dan melepas kepenatan, naik kano dan becak air, bermain flying fox, bermain jungkat jungkit dan ayunan, naik bianglala, atau hanya sekadar foto-foto saja. Selain itu fasilitas di luar obyek wisata juga lengkap mulai penginapan kelas mlati dengan harga mulai Rp 45.000 per malam, resto / rumah makan, pusat oleh – oleh, dan dekat dengan obyek wisata yang lain.

Sumber Gbr: Panoramio
Sumber Gbr: Panoramio

Sumber Gbr: yogyatrip Tlogo Putri berada di ketinggian 900 meter di bawah permukaan laut (MDPL), jauh sekitar 10 tahun yang lalu udara di lokasi ini masih terasa dingin meskipun ketinggiannya hanya di bawah 1.000 MDPL, bahkan jika anda menggunakan motor udara dingin sudah akan anda rasakan sejak di Jl. Kaliurang KM 15, jarak sekitar 11 KM dari Telogo Putri. Dan dimalam hari udara akan menjadi lebih dingin hingga kadang udara yang kita hela akan terlihat layaknya asap. Namun kini jangankan di Jl. Kaliurang KM 15, berada di Telogo Putri pun kita tidak akan lagi merasakan udara yang dingin. Mungkin salah satunya disebabkan oleh global warming yang melanda hutan – hutan di sekitar merapi.

Sumber Gbr: Panoramio
Sumber Gbr: Panoramio

Lokasi & Harga Tiket Masuk Tlogo Putri

Terletak di kawasan wisata Kaliurang yang merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Yogyakarta menjadikan akses menuju Tlogo Putri terbilang mudah. Bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi cukup menyusuri Jalan Kaliurang atau dari kota jogja anda hanya perlu ke arah UGM, lalu terus saja ikuti jalan Kaliurang hingga anda tiba di Tlogo Putri kurang dari satu jam perjalanan. Sedangkan bagi Anda yang tidak membawa kendaraan pribadi, Anda dapat naik angkutan umum yang melayani trayek jurusan Jogja – Kaliurang. Anda nanti akan diantarkan hingga depan kawasan Tlogo Puti yang juga merupakan terminal Kaliurang. Harga tiket masuk ke lokasi wisata ini hanya dikenakan sebesar Rp 3.000/ orang.

Peta Tlogo Putri

Menikmati Kolam Alami di Pantai Wediombo

Pantai Wediombo Gunung Kidul

Belakangan media sosial diramaikan dengan lokasi wisata baru di Gunung Kidul berupa Pantai yang memiliki kolam alam (laguna). Terletak di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, nama Wediombo sendiri diambil dari bahasa jawa yang memiliki arti pasir (wedi) luas (ombo). Pantai yang masih bersih karena belum banyak terjamah wisatawan ini memiliki pasir putih dan bersih yang berasal dari gempuran ombak yang menghantam perbupengunjungn karst disepengunjungrnya. Jika diperhatikan pantai ini sebenarnya tidak seluas namanya. Sebelah barat dan timur pantai ini diapit oleh bukit-bukit karang. Penduduk yang tinggal di wilayah pantai ini mengungkapkan bahwa nama pantai ini sudah diberikan sejak dahulu. Namun dari beberapa orang yang pernah mengunjungi pantai ini menganggap bahwa pantai ini lebih pantas jika diberi nama Teluk Ombo, karena keadaan pantai ini memang sangat menyerupai teluk yang lebar. Batu karang yang mengapit dan air lautnya yang menjorok ke daratan, akan tetapi pantai ini memiliki luas yang lebih lebar dibandingkan dengan teluk biasa.

Pantai ini merupakan teluk yang menghadap ke barat sehingga bisa menyaksikan keindahan sunset dari matahari tenggelam. Keindahan yang dapat dinikmati wisatawan selanjutnya adalah berselancar atau surfing , karena pantai Wediombo ini mempunyai ombak yang besar hingga mencapai 4 meter. Pantai Wediombo berada dibawah permukaan rata-rata tanah sepengunjungr. Untuk mencapai lokasi pantai para pengunjung harus melewati puluhan anak tangga terlebih dahulu. Setelah itu, keindahan panorama pantai Wediombo akan dapat dinikmati dengan leluasa.

Ciri khas Pantai Wediombo adalah gugusan batu karang di beberapa titik sepengunjungr pantai. Batu karang yang kokoh ini bentuknya unik-unik dan kerap dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto hingga memancing. Dulunya hanya para penduduk setempat yang mancing di tempat ini, namun sekarang ini menjadi tempat favorit bagi para wisatawan yang hobi memancing. Memancing di bukit karang ini bukan hal yang mudah, karena untuk menjangkau bukit karang ini harus berjalan ke arah timur menyusuri bibir pantai dan harus naik turun untuk sampai ke puncak bukit karang yang langsung berhadapan dengan laut lepas, bagi yang tidak memiliki nyali untuk memancing di bukit karang, pengunjung dapat membeli ikan hasil tangkapan para penduduk.

Di tengah laut yang menjorok agak ke barat pengunjung akan menyaksikan dua buah batu karang yang tidak terlalu besar. Hanya saja, untuk melihat dua buah batu karang yang disebut Watu Manten itu agak susah. Paling tidak, pengunjung harus menunggu saat ombak kembali ke tengah laut, barulah pengunjung akan melihat dua buah batu karang itu berdampingan layaknya pasangan yang sedang duduk di pelaminan. Ada banyak mitos dan kisah dari Watu Manten ini. Ada yang percaya kalau keduanya adalah penjelmaan makhluk, ada pula yang mengaku sebagai penanda restu bagi calon pengantin.

Lokasi & Tiket Masuk Pantai Wediombo

Untuk ke lokasi ini jarak yang harus ditempuh sepengunjungr 75 KM dari pusat kota Yogyakarta. Jalur terdekat menuju tempat ini adalah melalui Jl. Wonosari menuju ke Jl. Raya Semanu (Candirejo), hingga bertemu pertigaan pasar Jepitu, dari situ sudah terdapat petunjuk arah ke Pantai Wediombo.

Tips bagi pengunjung di Pantai ini sebaiknya tidak menggunakan sandal jepit, jalan yang tidak rata serta berbatu menjadi alasan utama. Siapkan Air Mineral dan tissue untuk mengantisipasi jika toilet umum yang disediakan kekurangan air bersih. Harga tiket masuk ke pantai Wediombo Rp 5.000

Pet.a Pantai Wediombo

Air Terjun Parangtritis, Air Terjun Di Mulut Pantai

Parangtritis, ketika kata itu terdengar di telinga Anda maka yang ada dalam bayangan pasti sebuah pantai di ujung selatan Jogja, dengan hamparan pasir lembut dan ombak yang landai. Di ujung pantai tujuan wisata utama di kota Jogja tersebut ternyata terdapat sebuah air terjun yang unik. Air terjun yang bernama Air terjun parangtritis.
air terjun, wisata alternatif, wisata alam, parangtritis,pantai parangtritis,air terjun parangtritis
Air Terjun Parangtritis terletak di ujung timur pantai parang tritis, sekitar 500 meter berjalan dari tempat parkir motor. Letak Air terjun Parangtritis berada di kumpulan batu karang yang ada di sisi timur. Aliran air yang mengalir cukup deras (red: habis hujan) sangat eksotis karena berada di bibir pantai persis. Air berasal dari sungai kecil yang mengalir dari atas bukit kars yang membentang di belakang pantai. Di sini kita bisa menikmati air terjun dengan air yang tawar setelah bermandi-mandi dengan air laut.
air terjun, wisata alternatif, wisata alam, parangtritis,pantai parangtritis,air terjun parangtritis
Sayangng sekali karena debit air sungainya kecil, maka air terjun ini hanya akan ditemui saat musim hujan saja, jika musim kemarau hanya akan terlihat sebagai batu-batu tebing dan bongkahan karang. Untuk memasuki wisata alternatif ini, pengunjung tidak perlu membayar retribusi lagi, karena sudah termasuk saat memasuki obyek wisata Pantai Parangtritis sebesar Rp 5.000.
air terjun parangtritis 2

Lokasi Air Terjun Parangtritis

Lokasinya dapat di tempuh dengan mudah. Jika dari arah Jogja anda bisa langsung menuju selatan atau tepatnya ke Jalan Parangtritis. Dari jalan itu anda cukup lurus terus ikuti jalan utama hingga tiba di gerbang retribusi Pantai Parangtritis. Letak air terjunnya sendiri berada di barisan tebing dari Pantai, jadi akan lebih dekat dijangkau jika anda parkir di bagian pantai paling Timur agar tidak terlalu jauh berjalan kaki

Peta Air Terjun Parangtritis